About Me

header ads

Mengenal Sosok Sunan Pojok, Makamnya Diziarahi Tokoh Blora


Rangkaian Kegiatan Hari Hut Kabupaten Blora ke 273 Bupati Blora dan jajaran kepala OPD serta ketua DPRD  melakukan kegiatan ziarah ke makam bupati Blora Di Ngadipurwo, ke Makam Mbah Abdurrohim atau yang di kenal di masyarakat Blora  Mbah Pojok kelurahan Kauman  dilanjutkan ke makam Mbah janjang di desa janjang  Rabu (7/12/2022).

Rangkaian kegiatan  ziarah ini di lakukan  setiap tahun, sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pemimpin Blora/ para pendahulu yang memimpin Blora.

Para peziarah dengan khusyuk membaca tahlil dan doa untuk leluhur Mbah pojok. dan mendoakan supaya Blora aman , tentram dan damai. Di pimpin oleh sesepuh yang sudah di tunjuk dan di lanjutkan tabur bunga.

Ketua yayasan, Sutaat selaku  pengelola makam Sunan Pojok mengatakan bahwa ziarah ke Sunan Pojok merupakan  satu rangkaian kegiatan hari jadi Kabupaten Blora ke 273 tahun ini dan sebelum-sebelumnya. 

"Untuk waktu pelaksanaan bersifat tentatif atau relatif, dan dilakukan sebelum hari jadi kabupaten Blora yang jatuh tiap tanggal 11 Desember," terangnya.

Para pemimpin Blora  ziarah ke  makam Sunan Pojok senantiasa menjadi  rangkian agenda tahunan, Sutaat mengatakan bahwa ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Leluhur dan Sesepuh serta Bupati Blora terdahulu. 

"Selain Mbah Sunan Pojok sebagi Waliyullah yang dihormati di Kabupaten Blora, Dzuriyah-Dzuriyah beliau juga menjadi sosok Agung pemerintahan," jelasnya. 

"Dalam rangka hari jadi ini semoga memberikan keselamatan dan wasilah sesarengan bangun Blora bersama sama bagi masyarakat Blora yang gemah ripah loh jinawi," ungkapnya.


Sementara itu, Mahfud Ali Su'udi selaku tokoh masyarakat kebetulan rumah beliau sebelah barat makam, mengatakan bahwa dalam agenda ziarah peringati hari jadi Blora, ada 3 makam yang menjadi tujuan inti serta ditaburi bunga. 

"Yang pertama Mbah Abdurohim atau Mbah Sunan Pojok, Kedua adalah Putranya yakni Mbah Djoyo Dipo, Setelah itu yang paling barat adalah Mbah Djoyo Kusumo, menantu dari Mbah Djoyo Dipo," ucapnya. 

Mbah Ali, sapaan akrabnya mengatakan bahwa Mbah pojok mempunyai 3 Putra yaitu Pangeran Kleco yang Makam di komplek Makam Sunan Kudus atau Jafar Shodik .Adipati Joyo dipo yg juga merupakan Bupati blora  dan Pangeran Dipo Yudho yang makamnya di Desa Tambaksari.

Dijelaskan bahwa Bupati Blora era Mataram yaitu  Mbah Djoyo Dipo Bupati Pertama Blora. Kemudian tahta Bupati turun ke menantu Mbah Djoyo Kusumo. Beliaunya pada Jaman Era Pemerintahan Mararam.

Ali menambahkan, leluhur Blora, Mbah Sunan Pojok juga yang sejatinya Adipati Tuban juga memiliki nama lain. 

Menurut Mbah Sohib yang ahli kuburan, Mbah Sunan Pojok memiliki nama Jawa Mbah Benun. Julukan Sunan Pojok bukan karena makamnya di pojok, namun karena kearifan beliau tentang ilmunya dan mampu menyebarkan hingga ke pojok-pojok wilayah. 

Selain Sunan Pojok, beliau juga punya sebutan Pangeran Sorobahu yang bisa menumpas kraman kraman yang mbalelo tidak mau mengakui Mataram pada waktu itu. Selain tadi disebutkan, beliau juga punya gelar Pangeran Sedah," pungkasnya. 

Posting Komentar

0 Komentar