BLORA – Dinas Pendidikan Kabupaten Blora bersama Baznas Blora melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kembali menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan total dana Rp300,2 juta.
Penyaluran ini menjadi bukti nyata kepedulian jajaran pendidik dan ASN di lingkungan Dinas Pendidikan untuk membantu sesama.
Dalam sambutannya, Firsty Himawan Kusnadhi, SE., M.Acc., Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas Pendidikan Blora, menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk sejumlah program, antara lain:
Beasiswa siswa miskin: 112 siswa SMP menerima Rp750 ribu per anak (Rp84 juta), dan 366 siswa SD menerima Rp450 ribu per anak (Rp164,7 juta).
Bantuan modal usaha produktif: Rp1,5 juta untuk 23 penerima, dengan total Rp34,5 juta.
Bantuan kesehatan: bagi siswa SD dan SMP yang mengalami sakit menahun, senilai Rp2 juta.
Sarana ibadah: bantuan pembelian karpet mushola di dua sekolah, masing-masing Rp2,5 juta (Rp5 juta).
Sementara itu, Ketua Baznas Blora, H. Sutaat, S.Pd., menyampaikan bahwa ini merupakan kali ketiga UPZ Dinas Pendidikan menyalurkan ZIS dengan nilai rata-rata Rp300 juta. “Paling besar memang untuk beasiswa, sisanya dialokasikan untuk modal usaha guru tidak tetap, tenaga non-PNS, serta bantuan kesehatan bagi siswa,” terangnya pada Kamis, (18/9/2025).
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan Gerakan Sedekah Subuh yang digencarkan Pemerintah Kabupaten Blora.
“Kami ingin zakat dan sedekah yang dihimpun dari ASN dan tenaga pendidikan bisa kembali untuk kesejahteraan anak-anak dan masyarakat. Doa dari mereka, terutama anak yatim, menjadi harapan besar untuk keberkahan,” ujar Sutaat.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, sekaligus menjadi wujud kepedulian Dinas Pendidikan Blora dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan dan solidaritas sosial. (Mz.Dhe)



0 Komentar