REMBANG, Meduaedukasinet.com - Pramuka Peduli (Pramuli) Rembang Berikan bantuan uang untuk meringankannya beban korban kebakaran di desa Ngadem dan Tritunggal Selasa (20/1).
Penyerahan langsung disampaikan oleh Waka Pramuli Rembang Sigit Kaolan Turut mendampingi, Imamuddin. Sa,'id S.Pd Ka. Kwarran dan bendahara Pramuli Siti Koenmarjati.
Waka Abdimas Sigit menyampaikan ikut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa keluarga Mbah Makrus Slamet Yamustofa. Mudah mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan semoga tetap sabar serta Istikomah.
"Walaupun kejadian itu sudah beberapa waktu yang lalu namun kami tetap memberikan bantuan terlambat,"ujarnya.
Lanjut dia, Yah untuk kepengurusan Pramuli Kwarran Rembang sudah berganti disamping itu kas pramuli akhir tahun 2025 hanya tersisa Rp. 70.000. Baru awal tahun 2026 kami menerima bantuan dari anggota Pramuka dan bumbung kemanusiaan pada gelaran pesta siaga di alun-alun kota Rembang (17/1) sebesar Rp. 3.900.000.
Kejadian kebakaran yang menimpa Slamet Yamustofa menelan kurban 1 ternak sapi. kerugian ditaksir mencapai 200 juta. Sedangkan untuk Mbah Makrus mencapai Kisaran 100 jutaan. Kini keduanya hanya tidur beralasan kasur lipat bantuan BPBD Rembang dan atap tenda terpal.
Sementara itu Imamuddin menambahkan bahwa setelah kegiatan pesta siaga ini kami akan membentuk kepengurusan Pramuli yang saat ini beru ada Waka Ketua Pramuli.
" Kami akan menggali potensi para dermawan untuk ikut peduli menjadi anggota Pramuli dan untuk gerakan dilapangan akan merekrut anggota Pramuka dimasing-masing gugus depan Kwarran Rembang," beber nya.
Apalagi sekarang cuaca cukup ekstrim, serta mendekati bulan ramadlan kita akan membuka pelayanan posko mudik 2026 di jalur Pantura seperti beberapa tahun sebelumnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati bila akan bepergian maupun tidur selalu cek kompor serta kabel kabel listrik yang masih menancap di stop kontak untuk dicabut serta berhati hati dalam menghadapi cuaca ekstrim,pungkasnya (Sigit)



0 Komentar