About Me

header ads

Biaya Perawatan Buper Tinggi, Kwarcab Rembang Berikan Solusi

REMBANG.Mediaedukasinet.com- Biaya perawatan bumi perkemahan dengan luas sekitar 20 hektar sangatlah tinggi. 

Untuk dapat memperindah area Buper Kwartir Cabang Rembang membagi zona kawasan per Kwarran. 

Ketua Kwartir Cabang Rembang melalui Kepala pengelola Buper Rif'an kepada awak media Minggu (1/2) menyampaikan bahwa untuk mempercantik dan revitalisasi area Buper ini dibutuhkan biaya cukup besar.

Lanjut dia, sesuai dengan arahan dari Ketua Kwartir Cabang Rembang Kak Gunasih bagaimana Buper menjadi ikon Kwarcab Rembang dan juga dapat menjadi area wisata alam pertama di Rembang.

Awal tahun ini Kwartir Cabang sudang mengkapling zona untuk masing-masing Kwarran. 

"Kami berharap untuk masing masing Kwarran dapat mulai merancang kaplingan keindahan lingkungannya. Kwartir Ranting dapat memaksimalkan anggota Pramuka untuk di masing masing kegiatan," jelasnya.

Lanjut dia, Mucab  langsung mendata area Buper Karangsari Park yang pernah menjadi ikon kota Rembang, dimana pernah menjadi tuan rumah Jambore Daerah ke XII tahun 2007 dan menjadi penyelenggara terbaik hingga saat ini. 

" Kami akan merevitalisasi area Buper agar minimal kembali layak menjadi tuan rumah kegiatan kepramukaan tingkat daerah," ucapnya.

Untuk itu, Kwarcab melibatkan Kwarran untuk peduli dan handarbeni Buper kita agar layak dan tetap indah serta asri. 

Mengingat biaya perawatan dan menjaga keindahan Buper itu mahal. Sebagai penerus para pendahulu kita yang telah merintis adanya Buper Karangsari Park wajib untuk menjaga keindahan dan juga kelayakan untuk kegiatan.

Untuk mengganti pohon pohon tua yang telah ditebang pihaknya mengaku mendatangkan bibit pohon tabepuya bekerjasama dengan Semen Indonesia Rembang. 

"Puluhan pohon ini kami tanam sepanjang pintu masuk hingga depan joglo dan lapangan upacara," jelasnya. 

Disamping it, Kwarcab juga mendapatkan bibit kelapa dari kwartir Ranting sebanyak 3 dari 14 Kwarran. Dengan demikian keanekaragaman hayati yang yang di Buper ini makin lengkap. Karena area ini sering digunakan kegiatan Pramuka maka di Buper ini juga kita tanam kelapa sesuai dengan lambang Gerakan Pramuka yaitu Tunas kelapa. (Sigit).

Posting Komentar

0 Komentar