Gianyar – mediaedukasinet.com- Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Gianyar menjadi ajang peneguhan komitmen organisasi dalam melanjutkan khidmat kepada umat dan bangsa.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus PCNU Gianyar masa khidmat 2025–2030 dan berlangsung di Sekretariat PCNU Gianyar, Jalan Hasanudin No. 9 Candibaru, Gianyar, Sabtu (31/1/2026).
Sejumlah tokoh dan elemen masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya jajaran pengurus NU, MWCNU, badan otonom dan lembaga NU, unsur Forkopimda Kabupaten Gianyar, perwakilan Kementerian Agama Gianyar, organisasi kemasyarakatan Islam, serta Ketua Majelis Taklim se-Kabupaten Gianyar.
Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan lagu Indonesia Raya dan Mars Subbanul Wathon oleh tim paduan suara Fatayat NU Gianyar. Nuansa nasionalisme dan nilai ke-NU-an terasa kuat sejak awal acara berlangsung.
Ketua Panitia Harlah NU ke-103, Sunarto, menyampaikan bahwa peringatan harlah yang dirangkai dengan pelantikan pengurus merupakan momentum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi. Ia mengapresiasi dukungan seluruh keluarga besar NU Gianyar yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan acara.
Mewakili Ketua PCNU Gianyar yang berhalangan hadir, Sunarto juga menyampaikan amanat agar seluruh pengurus yang baru dilantik bekerja berdasarkan aturan dan pedoman resmi NU. Menurutnya, pengabdian NU harus dijalankan secara kolektif dan terarah sesuai AD/ART serta Peraturan Perkumpulan NU.
Dalam sesi taujihat, Rais Syuriah PCNU Gianyar, Ust. Hasyim Asy’ari, mengajak para hadirin untuk memanjatkan doa bagi Ketua PCNU Gianyar, H. Sukisno Suwandi, S.H., agar segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Prosesi pelantikan pengurus PCNU Gianyar diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris PWNU, H. M. Ahmadi, S.H. Pelantikan kemudian dipimpin oleh Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU, KH. Samsul Hadi, S.E., M.Pd.I., melalui pengucapan sumpah dan baiat.
Dalam sambutannya, KH. Samsul Hadi menekankan bahwa keberadaan NU tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia mengingatkan para pengurus untuk menjaga marwah organisasi serta terus merawat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Sambutan Bupati Gianyar yang diwakili oleh Asisten III Setda Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, A.P., M.Ag., menyampaikan harapan agar PCNU Gianyar terus bersinergi dengan pemerintah daerah.
Ia menilai peran NU sangat strategis dalam menjaga keharmonisan sosial dan nilai keagamaan di masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Katib Syuriah PCNU Gianyar, H. Ibnu Atho’illah, S.H., M.T., menyerahkan Surat Keputusan pembentukan enam lembaga PCNU Gianyar, yakni LDNU, LBM NU, LAZISNU, Lakpesdam, LKNU, dan Lesbumi.
Rangkaian kegiatan peringatan Harlah NU ke-103 dan pelantikan pengurus PCNU Gianyar ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Anggota Mustasyar PCNU Gianyar, Drs. H. Lalu M. Alwi, S.H., M.H., dalam suasana penuh kekhusyukan.(Sigit)



0 Komentar