About Me

header ads

Resmi Dilepas, Pasukan ETK Kwarcab Rembang Siap Jalankan Amanah Hingga Tuntas

REMBANG. Mediaedukasinet.com-Alun-alun Rembang menjadi titik awal bagi perjalanan Pasukan Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 Kwartir Cabang Rembang. 

Serangkaian dengan Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, pasukan pembawa tunas yang merupakan lambang dari Gerakan Pramuka  itu dilepas secara langsung oleh Kak H. Abdul Rouf, yang tak lain dan tak bukan merupakan Ketua DPRD Kabupaten Rembang.

Bukan hanya melepas, kehadiran orang nomor satu di jajaran dewan pada kabupaten yang terletak pada ujung paling timur Provinsi Jawa Tengah tersebut juga menjadi simbol dukungan penuh pihaknya pada kegiatan ini. 

Dengan demikian, seiring dengan pelepasan  pasukan yang dilakukan oleh Kak Rouf tepat pukul 08.00 WIB tersebut, Pasukan Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 Kwarcab Rembang, secara resmi memulai perjalanannya menyelesaikan misi.

Pelepasan Pasukan Estafet yang dilakukan oleh Kak Rouf selaku ketua DPRD Kabupaten Rembang sendiri memberikan dampak yang sangat besar bagi panitia penyelenggara. 

Selain mendapatkan klaim dukungan secara nyata, hal tersebut ternyata juga menciptakan optimisme tinggi untuk menyelesaikan tugas ini dengan maksimal.

Hal ini bahkan diakui secara langsung oleh Arief Dwi Sulistya, yang didaulat menjadi Ketua Panitia Penyelenggara Estafet Tunas Kelapa tahun ini. Ditemui secara terpisah pasca pelepasan, soso yang akrab disapa dengan nama panggilan Kak Arief tersebut mengungkapkan komitmennya untuk memberikan yang terbaik. Terlebih lagi, pihaknya juga telah mempersiapkan event ini dari jauh-jauh hari.

"Untuk persiapan ETK Kabupaten Rembang, kita sudah mempersiapkan jauh-jauh hari. Kita juga sudah berkali-kali melaksanakan rapat koordinasi eksternal, internal. Selain itu kita juga mengajak berbagai pihak untuk bekerja sama, baik internal maupun lintas sektoral," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kak Arief juga menyatakan bahwa perjalanan ETK 2026 Kwarcab Rembang ini nantinya akan melalui enam etape dengan jarak total mencapai kurang lebih 26 kilometer. Dirinya juga optimis, pasukan yang disiapkan oleh pihaknya akan mampu menjalankan amanat dengan baik hingga etape terakhir yang bersinggungan dengan Kabupaten Pati.

"Terakhir di tanggal 31 Agustus 2026, kita akan meneruskan perjalanan menuju etape terakhir (etape keenam) dan timbang terima di lapangan Desa Kuniran, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati," imbuhnya.

Perlu diketahui, Berdasarkan informasi  dari pihak Kwarcab Rembang, ETK Tahun 2026 mengusung tema yang disesuaikan dengan tema Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, yaitu “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Adapun motto kegiatan, mengambil motto gerakan Pramuka secara umum, yakni "Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan", sementara slogan kegiatan tahun ini adalah "Bergerak Bersama Mewarnai Peradaban Bangsa"

Estafet Tunas Kelapa sendiri adalah bentuk tindak lanjut dari gerak jalan nonstop tunas kelapa yang tercipta dari sebuah perwujudan nilai kepahlawanan Jenderal Soedirman pada saat gerilya mengusir penjajahan dari Negara Indonesia. 

Dengan adanya estafet tunas kelapa ini diharapkan dapat mengenang rute atau alur perjalanan gerilya para pejuang kita pada zaman dahulu untuk merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah. 

Rute gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman yang kala itu menempuh hingga lintas kabupaten, pada kegiatan ETK direpresentasikan dengan perjalanan pasukan pembawa tunas yang mencakup wilayah Salatiga, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Rembang dan Grobogan. (Sigit)

Posting Komentar

0 Komentar