BLORA – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Genki Kenshu Senta yang berlokasi di Jalan Seso–Sayuran KM 4, Desa Puledagel, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, terus memperkuat posisinya sebagai lembaga penyalur resmi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Jepang.
Mengusung skema dana talangan keberangkatan, LPK yang beroperasi sejak 2020 ini menargetkan pengiriman hingga 800 pekerja per tahun pada 2026.
Komisaris LPK Genki Kenshu Senta, Supriyanto, mengungkapkan bahwa kendala finansial kini tak lagi menjadi penghalang utama bagi warga Blora dan sekitarnya yang ingin bekerja di Negeri Sakura.
Melalui skema pembiayaan khusus, calon peserta cukup menyiapkan modal awal sebesar Rp2 juta.
Sementara sisa biaya keberangkatan sebesar Rp30 juta hingga Rp40 juta dapat dicicil setelah peserta aktif bekerja dan menerima gaji di Jepang.
"Jadi biaya bukan lagi kendala utama. Cukup bayar Rp2 juta di awal, sisanya dicicil setelah bekerja di Jepang," tegas Supriyanto, Jumat (23/10/2026).
Ia menjelaskan, LPK yang resmi mengantongi izin dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sejak 2021 ini telah memfasilitasi pemberangkatan peserta sejak 2022.
Meski di masa awal berdirinya pemberangkatan belum mencapai target ideal, antusiasme masyarakat kini melonjak signifikan.
Peningkatan minat siswa yang belajar langsung di LPK Genki Kenshu Senta meroket tajam dari yang semula hanya 10–20 persen menjadi 60–80 persen per angkatan.
Hal ini melandasi optimisme LPK untuk mematok target pengiriman sekitar 70 orang per bulan pada 2026.
Mengenai persyaratan, Supriyanto menyebut kualifikasinya relatif sederhana dan inklusif: memiliki niat kuat, kondisi fisik yang sehat, serta minimal berijazah SMK atau sederajat.
Durasi persiapan hingga keberangkatan umumnya memakan waktu 6 hingga 7 bulan bagi peserta yang disiplin, atau 10 hingga 12 bulan apabila peserta memerlukan waktu lebih untuk melampaui proses wawancara.
Peluang karier yang ditawarkan pun terbilang luas dan fleksibel di berbagai sektor industri Jepang, meliputi bidang konstruksi, keperawatan (kaigo), perhotelan, restoran, pengolahan makanan, pertanian, perkebunan, hingga pengemudi (driver).
Hadirnya penyalur resmi di tingkat daerah ini memberikan kepastian dan kemudahan aksesibilitas bagi warga Blora.
Masyarakat kini tak perlu lagi mencari lembaga ke luar daerah yang sulit dipantau, sebab seluruh proses seleksi dan pelatihan di LPK Genki Kenshu Senta dapat dicek langsung secara transparan.
Lebih dari sekadar mengirimkan tenaga kerja, program pemagangan dan kerja ini diproyeksikan sebagai investasi sumber daya manusia (SDM) jangka panjang.
Sekembalinya ke Tanah Air, para alumni diharapkan memiliki daya saing tinggi untuk bekerja di perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia, atau memanfaatkan modal dan pengalaman yang didapat untuk membuka usaha mandiri guna menyerap tenaga kerja lokal. (***)



0 Komentar