About Me

header ads

Proses PAW DPRD Blora Sudah di DPP, Demokrat Siapkan Putri Aruri Risnawati Jadi Pengganti

BLORA — DPD Partai Demokrat Jawa Tengah mendesak percepatan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Blora dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5. 

Langkah ini diambil guna menjaga efektivitas kinerja legislatif serta memastikan tidak ada kekosongan wakil rakyat di wilayah tersebut.

​Anggota DPRD Jawa Tengah Dapil 5 (Blora-Grobogan) sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Blora Terpilih, Triwanto, mengonfirmasi bahwa tahapan administrasi PAW saat ini telah menunjukkan kemajuan signifikan.

​"Proses Pergantian Antar Waktu sudah berjalan. Informasi yang saya terima dari BPO, KK, dan DPD menyebutkan bahwa surat rekomendasi telah ditandatangani oleh DPP," ujar Triwanto.

​Meski demikian, Triwanto menjelaskan bahwa pengurusan administrasi masih menunggu beberapa agenda partai selesai.

 "Kita masih menunggu karena minggu depan ada kegiatan AHY Run di Semarang. Kemungkinan prosesnya berlanjut setelah agenda tersebut," tambahnya.

​Adapun calon pengganti yang disiapkan adalah Putri Aruri Risnawati, warga Desa Mojowetan. Ia merupakan calon legislatif nomor urut dua dengan perolehan sekitar 360 suara pada pemilu sebelumnya. 

Surat pengusulan telah dilayangkan ke tim teknis, namun diperkirakan belum sampai ke Sekretariat DPRD (Sekwan) Blora.

​Triwanto berharap pelantikan dapat digelar segera begitu seluruh persyaratan administrasi rampung. Menurutnya, percepatan pelantikan sangat krusial agar pengisian kursi DPRD di Dapil 5 tidak berlarut-larut.

​"Harapan kami, begitu syarat administrasi selesai, pelantikan bisa langsung dilakukan agar tidak ada kekosongan anggota DPRD di Dapil 5. Kehadiran anggota PAW ini sangat penting untuk minimal mempertahankan kursi Demokrat di Blora," tegasnya.

​Strategi Pemilu 2029: Dekat dengan Rakyat

​Tak hanya fokus pada PAW, Triwanto juga membeberkan arah strategi politik Partai Demokrat menghadapi Pemilu 2029. Ia menegaskan bahwa kunci utama simpati publik berada pada kedekatan kader dengan masyarakat.

​"Kembali lagi, pemilu itu yang memilih adalah masyarakat. Mau tidak mau kita harus mendekatkan diri dengan cara hadir dan membantu kesulitan-kesulitan mereka," kata Triwanto.

​Ia menginstruksikan seluruh kader dan jajaran Fraksi Demokrat di DPRD untuk konsisten turun ke lapangan dan menyerap aspirasi warga secara berkelanjutan.

​Terkait target politik mendatang, Triwanto memilih bersikap realistis namun terukur. "Untuk target kita tidak muluk-muluk. Satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) dirasa sudah cukup," pungkasnya.(***)

Posting Komentar

0 Komentar