About Me

header ads

Anggota DPRD Blora Cak Sin Sebut Sampah Punya Nilai Ekonomis

Anggota DPRD Blora, Mochamad Mukhlisin

Permasalahan sampah saat ini merupakan salah satu masalah umum yang belum teratasi secara menyeluruh. Akan tetapi, jika dikelola dengan baik sampah dapat memiliki nilai ekonomis yang tinggi. 

Hal itu dikatakan anggota DPRD Blora, Mochamad Mukhlisin saat Sosialisasi Perda nomer 1 tahun 2021 tentang Perubahan atas peraturan Daerah nomer 1 tahun 2011 tentang Pengelolaan sampah yang di laksanakan di Kelurahan Kauman Blora, Jawa Tengah, Sabtu (18/11/2023).

" Kita sudah lihat misalnya seperti di Jogjakarta dan sekitarnya darurat sampah, walaupun di Blora belum bisa dikatakan darurat sampah tetapi mengantisipasi ini, " jelasnya. 

Cak Sin, demikian panggilan akrabnya mengatakan perlu langkah tepat untuk membuat sampah memiliki nilai ekonomis, sehingga dapat menambah perekonomian warga sekitar.

"Pengelola bank sampah di Ngampel bersama BUMDes dan Pemerintah desa itu memang sangat kreatif, dengan terobosan-terobosan baru sehingga kemudian ada kerjasama antara bank sampah," tutur cak Sin.

Cak Sin menambahkan, bank sampah pengelolanya kerjasama dengan Pegadaian yang  dikonversi menjadi tabungan emas dan itu ternyata mendapat Respon yang baik di masyarakat.

" Kalau disitu bisa, kenapa di tempat lain tidak bisa, harusnya juga bisa, " ungkapnya. 

"Makanya Desa Ngampel banyak didatangi dari berbagi luar kota hingga luar provinsi sebagai percontohan terkait pengelolaan sampah menjadi tabungan emas, sampai pengolahan pupuk organik dari kotoran hewan," tambahnya.

Lanjutnya, untuk mengelola sampah sendiri  selalu ada perbaikan dari tahun ke tahun bahwa terbukti kemarin kita mendapatkan Adipura itu juga Andil besar dari pengendalian yang baik dan kita itu support teman-teman yang konsen pada lingkungan hidup.

"Kita bicara sampah sekarang itu hanya pondasi dasar lebih jauh nanti kita akan bicara tentang lingkungan hidup secara umum," tegasnya.


Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan Pengelolaan sampah, Pengendalian B3 dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, Bayu Himawan menyampaikan, saat ini konsennya di wilayah perkotaan.

Kabid Kebersihan Pengelolaan sampah, Pengendalian B3 dan Limbah B3 DLH Kabupaten Blora, Bayu Himawan.

Dikatakan Bayu, hal itu dilakukan dalam rangka mengurangi atau menumbuhkan kesadaran pada masyarakat agar melakukan pemilihan sampah dari rumah lingkungan melakukan pengelolaan sampah sehingga nanti sampah yang masuk di TPA.

"Itu bisa terkurangi jadi kita harus banyak belajar dari beberapa permasalahan yang ada di Kabupaten atau kota lain misalkan di Jogja yang udah sampai darurat sampah," tuturnya.

Bayu menambahkan, kita berharap sampah ini menjadi jangan menjadi masalah tapi bisa menjadi solusi atau bisa menjadi berkah ketika sampah ini dikelola dengan cara yang tepat. (ms dhe&hd)

Posting Komentar

0 Komentar