BLORA - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tempellemahbang 2 terus berupaya meningkatkan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis dengan menyajikan menu yang variatif dan sesuai kebutuhan penerima manfaat, guna menghindari kejenuhan serta memastikan makanan dikonsumsi dengan baik.
Kepala SPPG Tempellemahbang 2, Suparyana, mengatakan bahwa penentuan menu dilakukan secara dinamis berdasarkan masukan dari sekolah maupun penerima manfaat.
Permintaan menu kerap disampaikan melalui berbagai kanal, mulai dari koordinasi langsung, grup komunikasi, hingga media sosial.
“Permintaan menu memang cukup banyak, baik dari sekolah maupun penerima manfaat. Ada yang menyampaikan langsung, lewat tulisan, bahkan melalui media sosial. Itu menjadi bahan pertimbangan kami agar menu setiap hari selalu bervariasi dan tidak monoton,” ujarnya pada Kamis (29/1/2026).
Menurut Suparyana, variasi menu menjadi hal penting agar penerima manfaat tidak merasa bosan. Menu utama tetap mengacu pada sumber protein seperti ayam, telur, dan daging, namun diolah dengan berbagai variasi sajian.
“Misalnya ayam, bisa disajikan dalam bentuk bakso ayam, ayam geprek, atau olahan lainnya. Kalau menunya itu-itu saja, dikhawatirkan tidak dikonsumsi dengan baik,” jelasnya.
Selain pengelolaan menu, SPPG Tempellemahbang 2 juga rutin melakukan koordinasi intensif dengan koordinator wilayah serta menjaga komunikasi aktif dengan pihak sekolah dan penerima manfaat.
Setiap sekolah memiliki grup komunikasi tersendiri untuk menampung keluhan, usulan, maupun pengaturan teknis seperti jam pengantaran makanan.
“Komunikasi kami jaga setiap hari. Kalau ada kegiatan sekolah atau penyesuaian jam pengantaran, itu selalu dibahas bersama di grup,” tambahnya.
Saat ini, SPPG Tempellemahbang 2 melayani sekitar 2.500 penerima manfaat per hari, termasuk guru. Suparyana berharap program pemerintah ini dapat berjalan berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Harapan kami, penerima manfaat bisa menerima makanan yang disukai, bergizi, dan bervariasi, sehingga program ini dapat dikonsumsi dengan baik dan tujuan pemerintah tercapai,” pungkasnya.(Mz. Dhe)




0 Komentar