BLORA – Ratusan warga memadati Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora, pada Jumat Pon bulan Selo dalam tradisi sedekah bumi yang berlangsung meriah, Jumat (1/5/2026).
Selain sarat nilai budaya dan spiritual, kegiatan ini juga menghadirkan bazar sembako murah untuk membantu kebutuhan masyarakat.
Tradisi tahunan ini menjadi wujud syukur warga atas limpahan rezeki, sekaligus momentum memperkuat kebersamaan.
Rangkaian acara dimulai sejak Kamis malam dengan ziarah dan tahlilan di Makam Sunan Pojok. Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit, bazar sembako murah, hingga kirab budaya menuju Makam Sunan Pojok yang diikuti tokoh masyarakat, RT/RW, serta perangkat kelurahan dengan iringan seni barongan.
Kepala Kelurahan Kauman, Wahyu Purwanto , mengatakan sedekah bumi tidak hanya menjaga tradisi leluhur, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui bazar sembako murah, kami berharap warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Ketua Panitia Sedekah Bumi Kauman, M. Ansori, menambahkan kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur warga atas rezeki dan kesehatan selama setahun terakhir. Pihaknya juga menggandeng Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dalam bazar.
“Kami ingin manfaatnya tidak hanya dirasakan warga Kauman, tetapi juga masyarakat umum yang hadir,” katanya.
Sementara itu, Seksi Bazar Pasar Murah, Didiek Kasriyono, menjelaskan bahwa pasar murah sengaja digelar berbarengan dengan pagelaran wayang kulit agar menarik minat warga.
“Warga yang datang menonton wayang bisa sekaligus membeli kebutuhan pokok. Ini bagian dari upaya meramaikan sedekah bumi sekaligus membantu masyarakat,” jelasnya.
Dalam bazar tersebut, panitia menyediakan sekitar 1 ton beras dengan harga Rp11.500 per kilogram dan 1.200 liter minyak goreng seharga Rp15.700 per liter. Jumlah tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan warga selama acara berlangsung.
“Dengan ketersediaan ini, kami berharap kebutuhan masyarakat bisa terbantu di momentum sedekah bumi,” tambahnya.
Sedekah bumi Kauman tidak hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga menghadirkan nilai sosial dan spiritual. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kepedulian serta rasa syukur masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.(Mz. Dhe)





0 Komentar