About Me

header ads

Dari Paduan Suara Menuju Pelayanan Prima, PPDI Blora Perkuat Komitmen Mengabdi untuk Desa

BLORA – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Blora menutup rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 dengan menggelar lomba paduan suara yang diikuti 11 kontingen dari kecamatan se-Kabupaten Blora, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu,(28/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi puncak peringatan Harlah PPDI setelah sebelumnya diawali dengan jalan sehat.

Ketua PPDI Kabupaten Blora, Cuk Suwarno, mengatakan tidak seluruh kecamatan dapat mengirimkan peserta. 

Meski demikian, antusiasme peserta yang hadir dinilai cukup tinggi. Dalam perlombaan tersebut, seluruh peserta diwajibkan membawakan lagu Mars PPDI sebagai lagu wajib yang mengandung nilai-nilai perjuangan dan pengabdian perangkat desa.

Menurut Cuk, lomba paduan suara dipilih bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebagai media memperkuat soliditas organisasi sekaligus memberikan ruang partisipasi lebih besar kepada perangkat desa perempuan.

"Tahun lalu kegiatan kami lebih banyak di bidang olahraga. Tahun ini kami sengaja memilih lomba paduan suara agar perangkat desa perempuan juga memiliki ruang untuk berpartisipasi aktif. Kami ingin membangun semangat kebersamaan, kekompakan, dan pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat desa," ujarnya.

Ia berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut mampu menjadi energi positif bagi seluruh perangkat desa untuk terus meningkatkan dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Di sisi lain, Cuk mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Blora terhadap kesejahteraan perangkat desa yang dinilai lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain.

"Kami berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Blora, khususnya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), terus terjalin dengan baik sehingga kesejahteraan perangkat desa semakin meningkat. Alhamdulillah, perhatian pemerintah daerah terhadap perangkat desa di Blora sudah lebih baik dibandingkan beberapa kabupaten lain," katanya.

Terkait perkembangan regulasi, Cuk menjelaskan PPDI terus mengawal pembahasan aturan turunan dari PP Nomor 16 Tahun 2026. Saat ini, proses penyusunan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) masih berlangsung dengan melibatkan PPDI melalui forum Musyawarah Nasional (Munas) yang difasilitasi Kementerian Desa dan Kementerian Dalam Negeri.

"PPDI turut memberikan masukan dalam penyusunan Permendagri agar regulasi yang lahir benar-benar mengakomodasi kebutuhan perangkat desa di seluruh Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Widarti, menyampaikan ucapan selamat atas Harlah ke-20 PPDI. Ia mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung aman, lancar, dan sukses.

Yayuk menegaskan, Pemerintah Kabupaten Blora terus memberikan dukungan terhadap PPDI sebagai satu-satunya organisasi perangkat desa di Kabupaten Blora.

"Kami berharap seluruh perangkat desa terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pola pikir, dan pola tindak agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendorong desa semakin maju dan sejahtera," ujarnya.

Menurutnya, dari sisi kesejahteraan, perangkat desa di Kabupaten Blora telah memperoleh perhatian yang cukup baik dari pemerintah daerah. 

Selain penghasilan tetap (siltap), pada tahun ini perangkat desa juga menerima tambahan berupa Tunjangan Hari Raya (THR) sebesar satu kali siltap, yang melampaui standar kesejahteraan yang diatur secara nasional.

"Harapan kami, di usia ke-20 ini PPDI Kabupaten Blora semakin kompak, loyal, dan profesional sehingga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun desa dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.(Mz Dhe)

Posting Komentar

0 Komentar