BLORA – Suasana haru dan bangga menyelimuti kontingen Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kecamatan Blora.
Nurul, salah satu perwakilan tim sekaligus perangkat Desa Sendangharjo, tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya setelah mereka dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Paduan Suara dalam rangka Hari Lahir (Harlah) PPDI ke-20.
Bagi Nurul, prestasi gemilang ini tidak datang begitu saja. Ia mengungkapkan bahwa soliditas dan kerja keras tim sepanjang masa persiapan menjadi modal utama mereka untuk tampil memukau di atas panggung.
"Kemenangan ini lahir dari sebuah soliditas nyata," ujar Nurul dengan penuh rasa syukur.
Namun, bagi Nurul dan rekan-rekannya, piala bukanlah segalanya. Ia menegaskan bahwa esensi utama dari keikutsertaan mereka dalam kompetisi ini jauh lebih besar dari sekadar gelar juara.
Panggung perlombaan ini dipandang sebagai momentum emas untuk merekatkan hubungan sosial.
"Lebih dari sekadar piala, esensi utama dari panggung ini adalah merajut komunikasi dan memperkokoh persatuan—baik di lingkungan kerja internal, antarperangkat desa, maupun bersama masyarakat," tambahnya menekankan pentingnya silaturahmi.
Penutupan Manis Harlah PPDI ke-20
Perlombaan yang berlangsung sengit ini menjadi agenda pemuncak dari seluruh rangkaian peringatan ulang tahun PPDI.
Pengurus PPDI Kabupaten Blora menutup rangkaian perayaan Harlah ke-20 tersebut dengan menggelar lomba paduan suara yang terpusat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora pada Minggu (28/6/2026).
Kompetisi ini berlangsung meriah dengan diikuti oleh 11 kontingen perwakilan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Blora.
Masing-masing kontingen menyuguhkan penampilan terbaik mereka di hadapan para juri dan tamu undangan, menjadikan Pendopo Kabupaten bergemuruh oleh harmoni suara para abdi masyarakat.
Dengan suksesnya acara ini, PPDI Blora berharap semangat persatuan yang terpancar dari lirik-lirik lagu yang dibawakan dapat terus tertanam dalam jiwa setiap perangkat desa guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Blora. (Ms Dhe)



0 Komentar